Rio Haryanto Masih Berpeluang Kembali ke F1 2017

Share Sekarang !

Wah berita tentang Manor dan pebalap tanah air ini dirumorkan lagi hangat-hanganya lho. Soalnya keadaan yang membelit tim Manor Racing di ujung tanduk kebangkrutan kini mendapat isu segar bahwasanya ada investor Asia yang ingin mengakuisisi tim tersebut.

Rencana investor Asia, Capital GF (CGF) yang lahir awalnya di Indonesia, ingin mengakuisisi Manor Racing dan memprioritaskan Rio Haryanto sebagai pebalap utamanya pada F1 2017, tentu menjadi kabar bahagia Indonesia. Jika itu terjadi, nama Indonesia melalui Rio Haryanto bakal kembali berkibar di lintasan balap jet darat terakbar di dunia. Namun, sejauh mana keseriusan CGF mewujudkan keinginan Rio Haryanto untuk kembali ke lintasan?

Sumber yang memiliki kedetakan dengan pihak CGF dan Manor Racing mengungkapkan, Rio Haryanto menjadi bagian penting dari proses akuisisi investor Asia tersebut. Jika kesepakatan antara CGF dengan Manor Racing terjalin, pebalap Indonesia pertama yang berlaga di F1 itu dipastikan bakal mengisi salah satu kursi yang ada.

’’Tujuan CGF adalah pebalap Asia. Saat ini hanya Rio Haryanto yang memenuhi kriteria,’’ ujar sumber yang meminta agar identitasnya tidak dipublikasikan, Sabtu (21/1/2017).

Jika putra sulung dari pasangan Sinyo Haryanto dan Indah Pennywati itu menjadi prioritas CGF, apakah Rio tetap berstatus sebagai pay driver? Untuk hal ini, CGF sepertinya tidak akan memberikan beban kepada Rio Haryanto untuk membawa dana sponsor. Namun, kembali sumber tersebut mengungkapkan, pengajuan sponsor kepada Pertamina kemungkinan besar tetap akan dilakukan.

’’Kemungkinan tidak menjadi pay driver. Tapi akan dicoba ditawarkan apakah Pertamina mau menjadi sponsor? Biar bagaimana pun, perjalanan karir Rio di dunia balap banyak mendapat bantuan dari Pertamina,’’ kata sumber tersebut.

Meski demikian, pihak CGF sepertinya juga telah mengetahui bahwa Pertamina sudah memutuskan tidak mengucurkan dana bantuan kepada Rio yang menginginkan untuk kembali bertarung di F1 2017. Keputusan itu berdampak terhadap batalnya pebalap kelahiran Solo, 22 Januari 1993 itu untuk membela panji tim Sauber pada musim ini.

’’Walaupun Pertamina sudah memutuskan, penawaran sepertinya tetap akan diajukan. Tapi kalau memang tidak bisa, Rio tetap akan membalap tanpa dukungan Pertamina,’’ ujarnya.

Seperti diketahui, CGF disebut-sebut berpotensi menyelamatkan nasib Manor yang kini sedang terbelit persoalan finansial dan terancam tak bisa tampil di ajang F1 2017. Investor asal Asia Tenggara ini diklaim berencana menyuntikkan dana besar untuk Manor, kemudian menunjuk Graeme Lowdon sebagai team principal.

Pimpinan proses akuisisi yang berkantor di London, Damian Irwin, dan Vincent Casey dari Manor kini tengah bekerja keras siang-malam untuk merealisasikan kesepakatan tersebut. Apalagi Manor dikabarkan hanya diberi batas waktu hingga akhir Januari untuk mendapatkan investor baru. Jika batas waktu tersebut tak dapat dipenuhi, maka tim yang bermarkas di Inggris tersebut bakal dicoret dari F1 2017.

Kans Rio Haryanto untuk kembali ke F1 kini memang tinggal melalui Manor Racing. Sepuluh tim lainnya sudah mengumumkan nama pebalap, termasuk Sauber yang memutuskan menggaet Pascal Wehrlein sebagai pebalap mereka.

Sumber : bola.com

Kolom Komenter Facebook

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *