Setelah Vaksin Baru Kini Beredar Serum Palsu

Share Sekarang !

Wah kali ini berita hangat-hangatnya tentang vaksin lho. Setelah heboh vaksin palsu, kini terungkap adanya serum palsu di Pekanbaru. Apotik Lekong di Jalan Hangtuah, Kecamatan Lima Puluh, Pekanbaru digeledah Polres Pekanbaru, Rabu (3/8/2016) kemarin. Dari penggeledahan ini, apotek tak berizin ini, Kasatreskrim Polresta Pekanbaru, Kompol Bimo Arianto, Kamis (4/8/2016) memastikan temuan serum antibisa ular dan anti tetanus palsu di apotek tersebut.

Pemilik apotek berinisial A ditetapkan tersangka setelah polisi menggeledangnya pasca penggeledahan. Lima kardus berisi serum palsu dan obat-obatan yang sudah kedaluwarsa disita. Apotik juga ditutup dan diberikan garis polisi.
“Sudah ada tiga tersangka dari temuan serum palsu. Nanti akan ada tersangka baru. Nanti akan dilakukan pengembangan, ” terang Bimo.

Kapolresta Pekanbaru, Kombes Pol Tony Hermawan memberikan klarifikasi terkait heboh soal dugaan peredaran vaksin palsu di Kota Bertuah. Dalam ekspose yang digelar di Mapolresta Pekanbaru, Rabu kemarin, pria yang akrab disapa Toher itu menjelaskan, sejauh ini pihaknya telah menyita serum anti tetanus palsu. Barang-barang tersebut disita melalui jajaran Polisi Polsek Rumbai Pesisir.

Total ada 200 botol atau ampul serum palsu yang disita senilai belasan juta rupiah. Dijelaskannya, serum dan vaksin adalah dua jenis zat yang berbeda. Serum berfungsi untuk pengobatan, sementara vaksin untuk pencegahan. “Ada 200 botol serum anti tetanus atau biosat palsu yang disita,” terangnya didampingi Kasat Reskrim Polresta Pekanbaru Kompol Bimo Ariyanto, dan Kapolsek Rumbai Pesisir Kompol R Saragih.

Semoga kasus vaksin ini cepat diselasikan ya, dan tidak ada lagi masyarakat yang dirugikan. Nah itulah berita tentang vaksin dan serum palsu yang lagi hangat-hangatnya diperbincangkan.

Kolom Komenter Facebook

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *